English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Showing posts with label opini. Show all posts
Showing posts with label opini. Show all posts

Tuesday, December 20, 2011

Pengkaderan itu Indah

Kali ini saya akan beropini tentang seberapa pentingnya sih pengkaderan dimata saya.


Pengkaderan, kayaknya kata yang satu ini termasuk dalam jajaran salah satu kata yang ditakutin sama hampir semua mahasiswa baru. Kebanyakan calon mahasiswa baru pasti bayangin kalau misalnya pengkaderan adalah tindakan dimana senior balas dendam terhadap junior. Kalo anda termasuk dalam golongan masyarakat awam sih kayaknya hampir dipastikan anda akan memiliki pola pikir seperti itu. Tapi hal yang dijelaskan diatas itu sama sekali tidak benar.

Pengaderan sendiri kalau menurut kamus besar bahasa Indonesia memiliki arti proses, cara, perbuatan mendidik atau membentuk seseorang menjadi kader. Kader disini maksutnya adalah calon penerus. Berarti kalau dilogika, pengkaderan yang dimaksut dalam kampus kampus adalah proses dimana mereka ingin mendidik kita yaitu sebagai mahasiswa baru, agar kita ke depannya bisa lebih baik daripada mereka. Tetapi kalau misalnya dengan teori saja, kita kayaknya nggak bakalan menggugah hati kita buat merubah mind set awal kita. Apalagi yang misalnya dari awal memang kontra dengan adanya istilah pengkaderan.

Tetapi, coba pikirkan lagi, kita disini adalah calon penghuni kampus selama minimal 3,5 tahun. Kita bakalan "tinggal" disini sebagai satu keluarga selama minimal 3,5 tahun. Kita ibaratkan, kita adalah seorang warga yang akan pindah ke daerah perumahan lain. Untuk pindah, kita sebaiknya kan harus bersosialisasi dulu dengan lingkungan sekitar, yang notabene telah lebih dulu ada di daerah sana daripada kita. Maka dari itu, kita sebaiknya menghormati kepada orang orang yang telah terlebih dahulu menempati daerah tersebut.

Sedangkan, masalah proses pengkaderannya sendiri kita kan selalu berpikiran negatif tentang itu. Sekarang pikirkan lagi hal positif yang bisa kita dapatkan dengan mengikuti pengkaderan itu.
  • Pertama, kita bisa mengkondisikan kita dalam sebuah perusahaan, yang diibaratkan sebagai sebuah himpunan.
  • Kedua, kita bisa memiliki keluarga baru di lingkungan kampus. Sehingga, apabila kedepannya kita mempunyai masalah, keluarga baru kita pasti akan menolong kita.
  • Ketiga, dengan kita mengikuti pengkaderan, otomatis kita menambah kenalan kakak kakak yang telah lebih dulu masuk jurusan kita. Dengan kita berkenalan, maka otomatis kita bisa bertanya tanya masalah tugas, dosen, atau meminjam hand out hand out. 
Jadi sebenarnya, pengkaderan itu adalah tindakan yang positif untuk kita sebagai mahasiswa baru. Kita disini diharapkan ke depannya akan menjadi pribadi yang baik, pribadi yang dapat berguna bagi nusa dan bangsa, pribadi yang dapat mengharumkan nama jurusan, atau bahkan nama negara. Lagipula teman teman, masa yang indah, masa masa yang nantinya dapat kita ceritakan ke anak cucu kita cuman ada 2, yaitu masa dimana kita di WISUDA dan masa dimana kita MEMBENTUK SATU KELUARGA BARU, YAITU KELUARGA 2011.

Sincerely


AldiKsKs XD

Thursday, December 8, 2011

Gamers Itu Setia !

          Kali ini saya bakalan ber opini tentang gamers hehe. Diantara kalian pasti ada yang hobi banget mantengin laptop atau pc kalian selama berjam jam buat jalanin quest game atau setidaknya ngelepasin stress dengan main game kan. Kalau katanya dosen tamu KI waktu itu sih sampai sampai masuk ke tahap theta state, hehe. Tapi disini saya cuman mau bahas kalo gamers itu gak selamanya buruk. So, let's check it out guys :D


          Seorang gamers ternyata punya banyak sisi positif lo temen temen. Salah satunya sama kayak judul yang saya buat ini. Sebelumnya, maaf lo ya bagi yang nggak ngerasa gamers, saya nggak bermaksut nyebut kalian nggak setia lo ya. Disini saya cuman mau ngasih opini aja tentang gamers. Dan saya yakin, banyak gamers yang sering banget ngerasain kayak gini, pokoknya yang jelas, gamers itu rata rata setia .

Saturday, December 3, 2011

Antisocial or Shy ?

Kali ini saya akan membahas tentang beberapa pendapat dari temen temen saya yang ngerasa kalo dia itu dianggap orang yang anti sosial. Maksut dari anti sosial disini adalah orang orang yang nggak pingin berhubungan sama orang lain.

Banyak orang menganggap kalau kita kita yang jarang kumpul itu adalah orang orang yang anti sosial. Orang orang yang nggak peduli dengan apa yang terjadi di sekitar. Padahal sebenarnya tidak semua orang seperti itu. Tetapi mungkin ada sebagian orang yang benar benar tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Seperti pada gambar di atas, orang orang yang kerjaannya mengejar nilai dan malas melakukan sesuatu

DotA vs Real Life ( Kehidupan Nyata )

Kali ini saya bakal ngasi suatu perbandingan kalau misalnya tidak semua game itu sampah dan gak berguna. Disini saya bakal jelasin kira kira hubungan yang ada pada suatu game sama kehidupan nyata. Saya mengambil sample game DotA ( Defense of the Ancients ). Mungkin sebagian orang sudah mengenal apa itu game DotA. Mari kita lihat hubungan hubungannya. Let's check it out :D

Defense of the Ancients


Sebelumnya, saya akan menjelaskan sedikit tentang DotA. DotA adalah sebuah game yang membutuhkan suatu kerja sama tim, agar kita dapat mempertahankan Ancient kita agar tidak dihancurkan oleh tim musuh. Game ini berbeda dengan game strategy game biasanya. Disini 1 tim yang berisi 5 orang itu akan menjalankan masing masing 1 hero (pahlawan). Orang tersebut hanya tinggal meng upgrade kekuatan dari hero tersebut. Tujuan utama ini adalah menghancurkan ancient musuh. Sudah cukup jelas ya? Kalo gitu langsung aja ke aspek aspek yang berhubungan antara DotA dan real life.

Thursday, November 24, 2011

Jurusan "Terbaik" di ITS

      Hoi hoi , setelah sekian lama vacum , sekarang saya bakal memposting tentang jurusan tempat saya menimba ilmu di perguruan yang sudah aku review sebelumnya .



       SI merupakan kependekan dari kata Sistem Informasi . Mempunyai jargon "They built IT , We make fortune of IT" (kalau gatau artinya , silakan nggoogling ya) . Dari jargon itu aja kita udah bisa tau kalo disini kita di berikan ilmu bagaimana kita membuat keuntungan dari sebuah IT . Emang secara garis besar , jurusan ini kayak jurusan manajemen , tapi jurusan ini lebih cenderung kepada manajemen IT .

       Di kampus saya tercinta ini , banyak banget fasilitas yang bisa membuat kita berdecak kagum . Tetapi anda harus menanamkan dalam diri anda tentang pepatah "Don't judge the book by its cover" . Kenapa ? yaa cari tau sendiri deh lebih tepatnya , haha .

       Suatu jurusan pasti bunya Fasilitas kan , nah disini saya akan membahas tentang beberapa fasilitas yang ada pada jurusan saya , so check it out .

Monday, November 14, 2011

Andai Saya Jadi Presiden

Hayo temen temen , inget inget lagi dulu waktu kecil . Waktu di SD , kalian pasti ditanyain cita cita kalian kan ? Pas waktu itu temen temen kalian atau bahkan kamu salah satunya , pasti punya cita cita cita dari presiden deh . Tapi anehnya , sampai sekarang saya bener bener gak mau mikir kalo saya jadi presiden . Eh , pada salah satu tugas yang diberikan dosen saya , disini saya disuruh menghayal jadi presiden -__-"
 
Presiden , seorang penguasa di tiap negerinya . Kalo dipikir pikir , kalo misalnya saya jadi penguasa , saya bakal buat peraturan sesuka saya . Misalnya saya bakalan nyuruh masyarakat saya makai celana dalem di kepala , atau nggak nyuruh mereka semua buat makai celana kebalik setiap hari . Tapi sayangnya , disini saya cuman disuruh berkhayal jadi presiden , bukan disuruh berkhayal jadi raja :(

Sunday, November 13, 2011

ITS itu kayak gimana sih ? (Pandangan saya)

Oke temen temen , kali ini saya akan mengutarakan opini saya tentang kampus saya ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember ) Ingat lo ya "Nopember" bukan "November"Logo kebanggan ITS

Hmm , di bayangan kalian , kira kira gimana sih kampus ini . Pertama tama bayangan orang orang sekali denger kata ITS pasti gini
  • Wah anak ITS ya ? Pasti pinter
  • Pasti jarang tidur ya
  • Wah anak teknik , pasti isinya tugas dan belajar doang
  • Pasti butek butek (kasar)
  • Ospek nya setahun ya ?
  • dll
Dijamin , pasti kebanyakan orang langsung berhipotesa seperti itu . Tapi tunggu duluu , disini kita bakal bahas poin poin ini satu per satu .

Google Trick

Halo temen temen , kali ini saya bakalan ngasih suatu trick yang menarik . Tau kan tombol "I'm feeling lucky" di google , nah disini saya bakal ngasih 10 trick "I'm feeling lucky" . Sebenernya banyak sih , tapi menurut saya yang asik cuman 10 :D

Film - Alangkah Lucunya (Negeri ini)


Halo temen temen semua , kali ini saya akan sedikit mereview tentang sebuah film garapan om Deddy Mizwar . Judul dari film ini adalah Alangkah Lucunya ( negeri ini ) . Daripada banyak omong , mending langsung aja ke topik nya ya , lets check it out :D .

Sunday, October 16, 2011

Kejujuran yang Membawa Keuntungan

Oke temen temen , kali ini saya cuman sedikit pingin berbagi sebuah cerita yang lumayan membuat hati kita trenyuh . Dan membuat kita semakin percaya tentang pentingnya suatu kejujuran . Oke daripada banyak bicara , mending kita langsung aja ke ceritanya ya guys, selamat menikmati :D


David kuliah di fakultas perdagangan Arlington USA. Kehidupan kampusnya,
terutama mengandalkan kiriman dana bulanan secukupnya
dari orang tuanya. Entah bagaimana, sudah 2 bulan ini
rumah tidak mengirimi uang ke David lagi.
Di kantong David hanya tersisa 1 keping dollar saja.
David dengan perut keroncongan berjalan ke bilik telepon
umum, memasukkan seluruh dananya, yaitu satu keping
uang logam itu, ke dalam telepon.

"Halo, apa kabar?" telpon telah tersambung, ibu David
yang berada ribuan km jauhnya berbicara.
David dengan nada agak terisak berkata:
"Mama, saya tidak punya uang lagi, sekarang lagi bingung
karena kelaparan."
Ibu David berkata: "Anakku tersayang, mama tahu."
"Sudah tahu, kenapa masih tidak mengirim uang?"
David baru saja hendak melontarkan dengan penuh
kekesalan pertanyaan tersebut kepada sang ibu,
mendadak merasakan perkataan ibunya mengandung
sebuah kesedihan yang mendalam. Firasat David
mengatakan ada yang tidak beres, ia cepat-cepat bertanya,
"Mama, apa yang telah terjadi di rumah?"

Ibu David berkata,
"Anakku, papamu terkena penyakit berat, sudah lima
bulan ini, tidak saja telah meludeskan seluruh tabungan,
bahkan karena sakit telah kehilangan tempat kerjanya,
sumber penghasilan satu-satunya di rumah telah terputus.
Oleh karena itu, sudah 2 bulan ini tidak mengirimimu uang
lagi, Mama sebenarnya tidak ingin mengatakannya
kepadamu, tetapi kamu sudah dewasa, sudah saatnya
mencari nafkah sendiri."

Ibu David berbicara sampai disitu, tiba-tiba menangis
tersedu sedan. Di ujung telepon lainnya, air mata David
juga "tes", "tes" tak hentinya menetes, dan ia berpikir
Kelihatannya saya harus drop out dan pulang kampung.
David berkata kepada ibunya,
"Mama, jangan bersedih, saya sekarang juga akan mencari
pekerjaan, pasti akan menghidupi kalian."

Kenyataan yang pahit telah membuat David terpukul
hingga pusing tujuh keliling. Masih 1 bulan lagi,
semester kali ini akan selesai, jikalau memiliki uang,
barang 8 atau 10 dollar saja, maka David mampu bertahan
hingga liburan tiba, kemudian menggunakan 2 bulan masa
liburan untuk bekerja menghasilkan uang. Akan tetapi
sekarang 1 sen pun tak punya, mau tak mau harus drop out.

Pada detik ketika David mengatakan "Sampai jumpa"
kepada ibunya dan meletakkan gagang telpon itu,
sungguh luar biasa menyakitkan, karena prestasi kuliahnya
sangat bagus, selain itu ia juga menyukai kehidupan di
kampus fakultas perdagangan Arlington tersebut.
Sesudah meletakkan gagang telpon, pesawat telpon umum
tersebut mengeluarkan bunyi gaduh, David dengan
terkejut dan terbelalak menyaksikan banyak keping dollar
menggerojok keluar dari alat itu.

David berjingkrak kegirangan, segera menjulurkan
tangannya menerima uang-uang tersebut.
Sekarang, terhadap uang-uang itu, bagaimana
menyikapinya? Hati David masih merasa sangsi,
diambil untuk diri sendiri, 100% boleh,
pertama: karena tidak ada yang tahu,
ke dua: dirinya sendiri betul-betul sedang membutuhkan.
Namun setelah bolak-balik dipertimbangkan, David merasa
tidak patut memilikinya. Setelah melalui sebuah
pertarungan konflik batin yang hebat, David memasukkan
salah satu keping dolar itu ke dalam telepon dan menghubungi bagian
pelayanan umum perusahaan telepon.

Mendengar penuturan David, nona petugas pelayanan
umum berkata, "Uang itu milik perusahaan telepon,
maka itu harus segera dikembalikan (ke dalam mesin
telepon)."

Setelah menutup telepon, David hendak memasukkan
kembali keping logam uang itu, tetapi sekali demi sekali
uang dimasukkan, pesawat otomat itu terus menerus
memuntahkannya kembali. Sekali lagi David menelepon,
dan petugas pelayanan umum yang berkata,
"Saya juga tak tahu harus bagaimana, sebaiknya saya
sekarang minta petunjuk atasan."
Nada bicara David yang sendirian dan tiada yang menolong
memancarkan getaran kesepian dan kuyu, nona petugas
pelayanan umum sangat dapat merasakannya,
menilik perkataan dari ujung telepon dia merasakan
seorang asing yang bermoral baik sedang perlu dibantu.

Tak lama kemudian, nona petugas pelayanan umum
menelepon ulang pesawat otomat yang sedang bermasalah
itu. Dia berkata kepada David,
"Saya telah memperoleh ijin dari atasan yang berkata
uang tersebut untuk anda, karena perusahaan kami saat
ini tidak mempunyai cukup tenaga, tak ingin demi
beberapa dollar khusus mengirim petugas ke sana."

"Hore!", David meloncat saking gembiranya.
Sekarang, uang logam itu secara sah menjadi miliknya.
David membungkukkan badannya dan dengan seksama
nenghitungnya, total berjumlah 9 dollar 50 sen.
Uang sejumlah ini cukup buat David bertahan hingga
bekerja memperoleh upah pertamanya pada saat liburan
nanti. Dalam perjalanan ke kampus, David tersenyum
terus sepanjang jalan. Iamemutuskan membeli makanan
dengan menggunakan uang itu lantas mencari pekerjaan.

Dalam sekejap liburan telah tiba, David telah memperoleh
pekerjaan sebagai pengelola gudang supermarket.
Pada hari tersebut, David menjumpai boss perusahaan
supermarket, menceritakan kepadanya tentang kejadian di
telepon umum dan keinginannya untuk mencari pekerjaan.
Si boss supermarket memberitahu David boleh datang
bekerja setiap saat, tidak hanya pada liburan saja,
sewaktu kuliah dan tidak terlalu sibuk juga boleh
bergabung, karena boss supermarket merasa David adalah
orang yang tulus dan jujur, terutama adalah orang yang
seksama, membenahi gudang mutlak bisa dipercaya.
David bekerja dengan sangat giat, boss sangat
mengapresiasinya dan juga merasa kasihan.
Si boss memberinya upah dobel.

Sesudah menerima gaji, David mengirimkan keseluruhan
gajinya kepada sang ibu, karena pada saat itu David sudah
mendapatkan info bahwa ia berhasil memperoleh bea
siswa untuk satu semester berikutnya. Sesudah 1 bulan,
uang dikirim balik ke David. Sang ibu menulis di dalam suratnya:
"Penyakit ayahmu sudah agak sembuh, saya juga telah
mendapatkan pekerjaan, bisa mempertahankan hidup.
Kamu harus belajar dengan baik, jangan sampai kelaparan."
Sesudah membaca surat itu, David menangis lagi.
David tahu, meski orang tuanya menahan lapar, juga tidak
bakal meminta uang kepada David yang sedang perlu
dibantu. Setiap kali memikirkan hal ini, David berlinang
bersimbah air mata, sulit menenangkan gejolak hatinya.

Setahun kemudian, David dengan lancar menyelesaikan kuliahnya.
Setelah lulus, David membuka sebuah
perusahaan, tahun pertama, David sudah mengantongi
laba US $ 100.000. Ia senantiasa tak bisa melupakan
kejadian di telepon umum. Ia menulis surat kepada
perusahaan telepon tersebut:
"Hal yang tak bisa saya lupakan untuk selamanya ialah,
perusahaan anda secara tak terduga telah membantu dana
US $ 9,50 kepada saya. Perbuatan amal ini,
telah membuat saya batal menjadi pemuda drop out dan
menuju kondisi miskin, bersamaan itu juga telah memberi
saya energi tak terhingga, mendorong saya setiap saat
tidak melupakan untuk berjuang. Kini saya mempunyai
uang, saya ingin menyumbang balik sebanyak US $ 10.000
kepada perusahaan anda, sebagai rasa terima kasih saya."

Boss perusahaan telpon bernama Bill membalasnya dengan
surat yang dipenuhi antusiasme:
"Selamat atas kesuksesan kuliah anda dan usaha yang
telah berkembang. Kami kira, uang tersebut adalah uang
yang paling patut kami keluarkan. Ini bukannya merujuk
pada $9,50 yang dikembalikan dengan $10.000,
melainkan uang itu telah membuat seseorang memahami
sebuah petuah tentang prinsip tertinggi kehidupan."

Dikutip dari "kisah kisah inspiratif"

So, di saat-saat paling sulit,
Pertama : Jangan melupakan harapan sudah ada di depan mata.
Kedua: Jangan lupa menjaga moralitas.

Setelah 20 tahun telah berlalu, bagaimana dengan David?
Di kota Chicago, Amerika, terdapat sebuah gedung
mewah, yang tampak luarnya menyerupai sebuah bilik
telepon umum, itu adalah gedung perusahaan ADDC.
Pendiri perusahaan ADDC, Presiden Direkturnya ialah
David, selain itu juga David adalah salah satu penyumbang
terbesar untuk badan amal.